Pemerintah Genjot Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera
Jakarta (Tajukpos) - Pelaksanaan pembangunan jalan tol Trans Sumatera terus digenjot. Sesuai harapan Presiden Joko Widodo, tol Trans Sumatera dapat rampung secara keseluruhan pada 2024, sehingga dapat menghubungkan Lampung hingga Aceh.
Baru-baru ini, Jokowi meresmikan ruas jalan tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung sepanjang 189 kilometer. Presiden berharap, tol Kayu Agung - Palembang juga dapat segera rampung.
Komisi V DPR RI telah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (21/11/2019). Dalam kunjungannya, Komisi V didamping mitra kerja dan jajaran pemerintah daerah.
Agenda kunjungan kerja tersebut antara lain untuk meninjau progres pembangunan jalan tol Palembang - Kayu Agung dan Jembatan Musi IV, serta dilanjutkan dengan pertemuan dengan Gubernur Sumatera Selatan bersama seluruh stakeholder pemerintah daerah.
Dalam pertemuan dengan Gubernur Sumsel, ketua rombongan, Nurhayati menggelar diskusi terbuka dengan anggota Komisi V, mitra kerja Komisi V, dan jajaran pemerintah daerah. Banyak usulan dan masukan dari pemerintah daerah dan Komisi V.
Untuk usulan dan masukan terkait tugas Ditjen Bina Marga langsung dicatat oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V Palembang, Saiful Anwar. Dalam diskusi tersebut, Saiful menanggapi, ada usulan dari anggota dan pemerintah daerah yang memang sudah dialokasikan untuk pekerjaan tahun depan.
Palembang - Kayu Agung akan diselesaikan dan diresmikan bulan depan. Sedangkan dari Palembang sampai ke Betung diupayakan akan selesai pada Desember 2020.
Kepala BBPJN V menjelaskan, basic designnya sudah ada, studi kelayakannya pun sudah, demikian juga dengan daftar rencana pembebasan lahan sudah, tinggal menunggu surat dari Dirjen Bina Marga ke gubernur tentang masalah penetapan lokasinya. Soal pendanaan, sudah terprogram dari investor.
Saiful mengatakan, yang menarik dari kunjungan ini, Edi Santana salah satu anggota Komisi V mengusulkan adanya Jembatan Musi III dan Jembatan Musi VII. Menurutnya, walau ada Jembatan Ampera dan Jembatan Musi IV, namun kemacetan tetap terjadi. Adapun Jembatan Musi III sudah direncanakan di daerah wisata Pulau Kemarau. (suara)