Terpercaya, Mengungkap Fakta & Kebenaran
  • , WIB

Dulu, Tapak Merdeka Walk Itu Tempat Mangkal PSK-Waria dan Taksi Gelap

  • 21 November 2019 3588x

Medan (Tajukpos) - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta pusat jajanan Merdeka Walk dibongkar agar Lapangan Merdeka Medan kembali seperti semula. Sebelumnya pertapakan Merdeka Walk itu tempat mangkal PSK, waria dan sopir taksi gelap.
Anggota DPRD Medan Hendra DS menyatakan salah satu alasan pembuatan Merdeka Walk tahun 2005 itu, pada masa Wali Kota Abdillah, justru untuk menata Medan. Agar areal di sekitar Lapangan Merdeka itu tidak menjadi kawasan yang membuat buruk citra kota.
"Lapangan Merdeka itu kewenangannya kan Pemkot Medan. Zaman Wali Kota Abdillah itu di-BOT-kan ke investor, alasannya karena waktu itu kondisi Lapangan Merdeka kumuh. Siang hari jadi mangkal taksi gelap dan malamnya jadi tempat PSK dan waria menjajakan diri," kata Hendra di DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Kamis (21/11/2019).
Dengan adanya perjanjian BOT (build operate transfer), atau bangun-guna-serah dengan investor, maka disarankan Hendra, jika mau dikembalikan seperti sebelumnya, hendaknya menunggu selesai BOT-nya. Sebaiknya duduk bersama dengan investornya mencari solusi.
"Kan nggak bisa kita langsung main usir. Merdeka Walk itu sekarang sudah familiar juga bagi wisatawan mancanegara dan juga warga Medan," ujar Hendra.
Setuju dengan pendapat Gubernur Edy, Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala menyatakan, Lapangan Merdeka sepatutnya dijadikan kawasan hijau di inti kota.
"Mengingat ruang terbuka hijau yang memiliki taman kota sudah hampir punah di Medan. Sebaiknya dijadikan sebagai alun-alun yang asri, dan tempat berwisata warga kota," kata Sagala.
Jika disepakati untuk pindah, kata Sagala, Pemerintah Kota Medan bisa mencarikan alternatif tempat lain, yang tidak kalah strategis. Seperti di kawasan Jalan Hindu, atau di kawasan Capital sampai sudut Delipark Podomoro Jalan Putri Hijau.
Anggota DPRD Medan dari Fraksi Nasdem Habib Sinuraya juga setuju pengembalian fungsi Lapangan Merdeka. Namun diingatkan, pentingnya dilakukan kajian dan penelitian terlebih dahulu, dan dibuat grand desain-nya.
"Mau dibuat seperti apa Lapangan Merdeka itu selanjutnya. Misalnya Lapangan Merdeka dijadikan taman wisata sejarah, bisa dijadikan taman tempat olahraga, taman wisata untuk bermain keluarga," katanya.
Jangan pula, kata Sinuraya, setelah satu atau dua bulan, dibangun lagi, atau cuma ganti nama saja. Nanti malah makin banyak pedagang kaki lima dan jadi tidak bagus kawasan itu. (detikcom)

>> BERITA TERKAIT

  • 21 November 2019 3347x
Trotoar Jalan Sisingamangaraja Medan Disalahgunakan

Medan (Tajukpos) - Kondisi trotoar di sepanjang Jalan Sisingamangaraja Medan perlu adanya perhatian dan perbaikan guna memberi

  • 21 November 2019 3407x
75 Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Medan Ikuti Penyuluhan

Medan (Tajukpos) - Pelanggaran terhadap kekayaan intelektual yang dimiliki perorangan atau kelompok sama saja melanggar hak dari

  • 21 November 2019 3455x
Sambut Natal dan Tahun Baru 2019, Pemko Medan Akan Gelar 53 Titik Pasar Murah

Medan (Tajukpos) - Pemko Medan akan membuka pasar murah di 53 titik di Kota Medan dalam rangka menyambut Hari Natal 2019 dan

  • 21 November 2019 3331x
Kanwil Kemenkumham Didemo, IMAKOR Sumut Soroti Kinerja Petugas Lapas

Medan (Tajukpos) - Sejumlah orang mengatasnamakan Ikatan Mahasiswa Anti Korupsi Sumut (IMAKOR-SU) menggelar unjuk rasa di depan

  • 21 November 2019 3446x
Kelurahan Anggrung Medan Juarai Lomdeskel Tingkat Regional I Sumatera

Medan (Tajukpos) - Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia keluar sebagai juara Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) Tingkat

  • 21 November 2019 3249x
Gubernur Apresiasi 86 Siswa Sumut Berprestasi, Diingatkan Tetap Junjung Tinggi Nilai-nilai Agama

Medan (Tajukpos) – Sebanyak 86 siswa dan siswi dari berbagai sekolah, yang berhasil mengharumkan nama Sumatera Utara

  • 21 November 2019 3253x
Sumut Raih Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2019

Medan (Tajukpos) - Sumatera Utara menjadi salah satu provinsi yang berhasil meraih penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi

  • 21 November 2019 3436x
Plt Wali Kota Medan Tutup Pelatihan Kader Bela Negara

Medan (Tajukpos) - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi menutup Pendidikan dan Pelatihan Kader Bela Negara

  • 21 November 2019 3443x
Usia 24 Tahun, Putri Tanjung Dikabarkan Jadi Staf Khusus Jokowi

Jakarta (Tajukpos) - Anak pengusaha Indonesia Chairul Tanjung, Putri Indahsari Tanjung atau lebih akrab disapa Putri Tanjung

  • 21 November 2019 3345x
Dinkes Sumut Selidiki Kaitan Kelainan Bayi dan Tambang Ilegal

Jakarta (Tajukpos) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membentuk tim untuk menyelidiki kelainan pada bayi di di Kabupaten

  • 21 November 2019 5919x
Monika Sinurat Terpilih Menjadi Finalis Putri Indonesia Sumut 2020

Medan (Tajukpos) - Monika Ronatiar Sinurat, Salah Mahasiswi Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Katolik Santo Thomas

  • 20 November 2019 3450x
Arist Merdeka Sirait : Anak Indonesia dalam Lingkaran Darurat Narkoba

Jakarta (Tajukpos) - Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia Arist Merdeka Sirait mengatakan bahwa Anak Indonesia

  • 20 November 2019 3537x
Sepi Pembeli, Ketua F-Gerindra Ajak Warga Medan Tidak Takut Makan Ikan

Medan (Tajukpos) - Ketua F-Gerindra DPRD Medan Surianto SH mengajak seluruh warga Kota Medan untuk tidak takut makan ikan. Ikan

  • 20 November 2019 3933x
Gereja HKBP Resort Juma Ramba, Dairi Terbakar

Dairi (Tajukpos) - Gereja HKBP Resort Juma Ramba Distrik IV Dairi di desa Parbuahan, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Rabu