Terpercaya, Mengungkap Fakta & Kebenaran
  • , WIB

Dinkes Sumut Selidiki Kaitan Kelainan Bayi dan Tambang Ilegal

  • 21 November 2019 3344x

Jakarta (Tajukpos) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membentuk tim untuk menyelidiki kelainan pada bayi di di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, dan kemungkinan kaitannya dengan paparan bahan kimia berbahaya dari pertambangan ilegal di daerah itu.
"Benar, Pak Gubernur Edy Rahmayadi sudah membentuk tim untuk meneliti apakah ada kaitan limbah tambang ilegal dengan cacat pada bayi-bayi tersebut," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan, Rabu (20/11).
"Kalau kita soal penyakitnya, apa ada hubungannya dengan itu (limbah)," ia menambahkan.
Dalam dua tahun terakhir, ada enam bayi lahir di Madina mengalami kelainan berupa usus di luar perut, otak di luar tempurung kepala, tengkorak kepala tidak lengkap, mata satu, serta tidak mempunyai tulang rusuk dan kulit pembalut perut.
Yang terbaru adalah bayi yang lahir dengan otak di luar tempurung kepalanya. Namun, kata Alwi, bayi ini sudah meninggal pada Senin (18/11).
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi membentuk timterkait tambang ilegal di Madina.Gubernur Sumut Edy Rahmayadi membentuk tim terkait tambang ilegal di Madina. (Dok. Istimewa)
"Jadi hingga saat ini sudah ada enam bayi yang lahir tidak normal," ungkapnya.
Alwi menyebutkan pada awal November ditemukan kasus kematian bayi baru lahir dengan kondisi usus di luar perut. Kemudian Dinkes Sumut bersama Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) melakukan pemeriksaan kadar merkuri terhadap air baku di Madina. Namun, hingga kini hasilnya belum didapatkan.
"Kita akan berkoordinasi kembali dengan BBTKL di Medan untuk melihat kaitan antara cemaran limbah mengandung merkuri dengan kasus bayi lahir cacat itu. Sebab merkuri ini mengganggu kesehatan tidak saja terhadap ibu hamil, tapi juga dapat menjadi pemicu kanker. Makanya alat-alat kesehatan sekarang [sudah] tidak pakai merkuri lagi," urainya.
Seperti diketahui, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi membentuk tim untuk menutup aktivitas pertambangan ilegal di Madina yang diduga menjadi penyebab cacatnya beberapa bayi baru lahir.
Pembentukan tim ini sendiri menindaklanjuti surat dari Bupati Madina, Dahlan Nasution, tertanggal 15 November 2019. Dahlan melaporkan ada lima orang bayi di daerahnya yang lahir dalam kondisi cacat dalam dua tahun terakhir ini.
Menurut Dahlan, para dokter menduga bayi cacat itu merupakan dampak dari maraknya pertambangan liar di kabupaten tersebut yang menggunakan mercury dalam aktivitas pertambangannya. Untuk itu, ia meminta semua pihak agar bertindak menutup aktivitas pertambangan liar tersebut.
Bahkan berdasarkan pengakuan beberapa ibu dari bayi cacat itu, saat hamil mereka aktif bekerja di mesin pengolahan menggunakan zat kimia sebagai tukang pencet (memisahkan batu halus) tanpa menggunakan sarung tangan.
Pemakaian zat kimia dalam pertambangan ilegal berdampak buruk bagi kesehatan karena mencemari lingkungan air permukaan, air bawah tanah, maupun pertanian/perkebunan rakyat. Kemudian mesin pengolahan sebanyak 700 hingga 1.000 unit kerap dioperasikan bersebelahan dengan rumah-rumah ibadah, sekolah, rumah warga maupun di seputaran lahan pertanian/perkebunan.(cnni)

>> BERITA TERKAIT

  • 21 November 2019 5919x
Monika Sinurat Terpilih Menjadi Finalis Putri Indonesia Sumut 2020

Medan (Tajukpos) - Monika Ronatiar Sinurat, Salah Mahasiswi Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Katolik Santo Thomas

  • 20 November 2019 3450x
Arist Merdeka Sirait : Anak Indonesia dalam Lingkaran Darurat Narkoba

Jakarta (Tajukpos) - Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia Arist Merdeka Sirait mengatakan bahwa Anak Indonesia

  • 20 November 2019 3537x
Sepi Pembeli, Ketua F-Gerindra Ajak Warga Medan Tidak Takut Makan Ikan

Medan (Tajukpos) - Ketua F-Gerindra DPRD Medan Surianto SH mengajak seluruh warga Kota Medan untuk tidak takut makan ikan. Ikan

  • 20 November 2019 3933x
Gereja HKBP Resort Juma Ramba, Dairi Terbakar

Dairi (Tajukpos) - Gereja HKBP Resort Juma Ramba Distrik IV Dairi di desa Parbuahan, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Rabu

  • 20 November 2019 3486x
AKD Belum Terbentuk, Anggota DPRD Medan Takut Dituding Makan Gaji Buta

Medan (Tajukpos) - Sejak dilantik 16 September 2019, sampai saat ini alat kelengkapan dewan (AKD) belum juga terbentuk. Bahkan

  • 20 November 2019 3551x
Wakil Ketua DPRD Medan Minta Pemko Tuntaskan Program Kerja 2019

Medan (Tajukpos) - Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ihwan Ritonga SE MM berharap semua program kerja Pemko yang tertampung di APBD

  • 20 November 2019 3408x
Gubernur Edy: Masterplan Proyek Mebidangro Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Medan (Tajukpos) - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berharap, rencana induk (masterplan) proyek pembangunan Jalan

  • 20 November 2019 3552x
Sebelum Natal, Antonius Tumanggor Minta Pemko Medan Perbaiki Jalan Gereja

Medan (Tajukpos) - Menjelang Natal di Desember mendatang, warga dan jemaat gereja di sepanjang Jalan Gereja dan Danau Jempang

  • 21 November 2019 3539x
Pemkab Samosir jajaki kerjasama investor penyedia air bersih

Samosir (Tajukpos) - Pemkab Samosir mengundang investor asal Kota Batam, Kepulauan Riau untuk membangun sarana prasarana air

  • 21 November 2019 3334x
Menhan Prabowo terima Menhan Ghana, jajaki kerja sama pertahanan

Jakarta (Tajukpos) - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menhan Republik Ghana

  • 21 November 2019 3478x
Muncul Opsi Pemilihan Lewat DPRD, KPU Tetap Siapkan Pilkada Langsung

Jakarta(Tajukpos) - KPU menanggapi wacana evaluasi pilkada langsung. KPU akan menyerahkan evaluasi sistem pemilu kepada

  • 21 November 2019 3853x
Swangro Marbun Lumbanbatu Resmi Mendaftar ke Partai Golkar

Samosir (Tajukpos) - Bakal calon (Balon) bupati Swangro Marbun Lumbanbatu didampingi ketua team Swangro Marbun Ery Manihuruk

  • 20 November 2019 5362x
Pascabom Medan, 71 Terduga Teroris Ditangkap Densus

Jakarta (TAJUKPOS) - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan bahwa Densus 88 Antiteror telah menangkap 71

  • 20 November 2019 3504x
Gubernur Ajak Tokoh Masyarakat Kristen Bergandengan Tangan Membangun Sumut

Medan (TAJUKPOS) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengundang ratusan tokoh masyarakat Kristen se-Sumut, di Aula