Dari 25 Puskesmas di Tapteng, 23 Telah Memperoleh Akreditasi
Pandan (Tajukpos) - 12 Puskesmas di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali terima Sertifikat Akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Jadi dari 25 puskesmas yang ada di Tapteng, 23 telah memperoleh Akreditasi.
Sertifikat tersebut diserahkan langsung Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani kepada 12 Kepala Puskesmas (Kapus) di Kabupaten Tapteng bertempat di Grand Ball Room Hotel PIA Pandan, Rabu (11/12/2019).
Bupati dalam sambutannya mengucapkan selamat atas pencapaian akreditasi puskesmas dan berpesan agar selalu meningkatkan pelayanan, khususnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Kalau kita melayani pasien di puskesmas, senyum agar pasien cepat sembuh. Ramah bapak ibu cepat sembuh pasien. Kapada dokter, perawat, bidan merupakan pekerjaan amal, menolong orang adalah bagian dari tugas, pahala bagi kita semua,” katanya.
“Kepada Kepala Puskesmas agar mempublikasikan setiap apa pelayanan yang telah diberikan kepada masyarakat. Kepada pendamping pasien di RSUD Pandan, gratis tiga kali makan dalam satu hari. Pada tahun 2021, kita rencanakan kita buat dua orang pendamping pasien gratis makan tiga kali dalam satu hari,” kata Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Hj. Nursyam, S.K.M, M.Kes melalui Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Winda Darpiannur, M.Kep Ns Sp Kep An mengatakan bahwa dua belas puskesmas yang menerima sertifikat akreditasi itu, adalah Puskemas Lumut diterima oleh dr.Juniar Manurung dengan akreditasi Madya, Puskesmas Aek Raisan diterima oleh dr. Ramlan Tamba dengan akreditasi Madya, Puskesmas Gontingmahe diterima oleh dr. Hezekiel Sinaga dengan akreditasi Madya, Puskesmas Pasaribu Tobing diterima oleh dr. Marifa Siagian dengan akreditasi Madya, Puskesmas Sipea-pea diterima oleh dr. Julpan dengan akreditasi Madya, Puskesmas Siantar Ca diterima oleh Canggima Simbolon, S.K.M dengan akreditasi Madya, Puskesmas Barus diterima oleh Syahriati Sihotang dengan akreditasi Dasar,
Puskesmas Barus Utara diterima oleh dr. Marwati dengan akreditasi Dasar, Puskesmas Andam Dewi diterima oleh Musnimar Simamora dengan akreditasi Madya, Puskesmas Sirandorung diterima oleh Hengky Habayahan, S.K.M dengan akreditasi Dasar, Puskesmas Manduamas diterima oleh drg. Fatty M. Yuda dengan akreditasi Madya, dan Puskesmas Saragih diterima oleh Barakando Nasution, SKM dengan akreditasi Madya.
“Hingga saat ini, dari 25 puskesmas yang ada di Kabupaten Tapteng, 23 puskesmas telah memperoleh akreditasi. Tahun 2020, akan dilakukan survei akreditasi terhadap dua puskesmas lagi, yaitu Puskesmas Sijungkang di Kecamatan Andam Dewi dan Puskesmas Kedai Tigo di Kecamatan Barus. Dengan diakreditasinya puskesmas maka kualitas pelayanan kesehatan perorangan dan masyarakat serta administrasi manajemen puskesmas terus dijaga dan ditingkatkan sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik kepada masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah dalam mendukung visi dan misi Bapak Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Acara itu turut dihadiri oleh Anggota DPRD Tapteng, Kadis Kesehatan Tapteng Hj. Nursyam, S.K.M, M.Kes, Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Winda Darpiannur, M.Kep Ns Sp Kep An, Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Ewiya Laili, S.K.M, M.Kes, Kepala Puskesmas se-Tapteng dan jajaran Dinas Kesehatan Tapteng dan undangan lainnya.(Rel/s1)