Jabat Kabaharkam Polri, Agus Andrianto Naik Pangkat Jadi Bintang 3
Medan (Tajukpos) - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis melakukan mutasi kepada beberapa Perwira Tinggi (Pati) di tubuh Polri. Satu di antaranyaadalah Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agus Andrianto.
Keputusan itu tertera dalam Surat Telegram Nomor ST/3229/XII/KEP/2019 tertanggal 6 Desember 2019. Dalam telegram tersebut, Irjen Agus Andrianto diangkat dalam jabatan baru sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri.
Agus menggantikan jabatan Komjen Pol Firli Bahuri. Jenderal bintang tiga itu dipercaya menduduki jabatan baru sebagai Analisis Kebijakan Utama Baharkam Polri.
Sementara, jabatan Irjen Agus sebagai Kapolda Sumut akan digantikan oleh Irjen Pol Martuani Sormin yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Operasi Kapolri.
Sedangkan jabatan Martuani Sormin digantikan dengan Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak.
Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono membenarkan perihal mutasi Pati di tubuh Polri tersebut.
"Ya, benar. Kapolda Sumut promosi dalam jabatan baru di Kabaharkam," kata Argo saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler, Jumat (6/12).
Argo menjelaskan, mutasi ini merupakan penyegaran dan kebutuhan di organisasi Polri. Semua sudah melewati dan ini promosi.
"Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto naik jadi bintang tiga. Penggantinya Pak Martuani Sormin yang sebelumnya menjabat Asops Kapolri," ungkap Argo.
Menanggapi hal tersebut, Irjen Agus Andrianto pun memohon doa restu atas promosi jabatan yang segera diembannya tersebut.
"Saya berterimakasih. Ini adalah doa dan berkah warga Sumut kepada saya," ungkapnya.
Kendati begitu, Agus juga mengakui, bahwasanya masih banyak hal yang memang belum dapat ia kerjakan untuk Sumut ini. Termasuk juga mengenai beberapa kasus menonjol yang belum selesai, seperti kasus alih fungsi hutan lindung menjadi perkebunan sawit oleh PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM), kasus dugaan korupsi Disporasu, hingga kasus tewasnya Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin.
Karenanya, Agus pun mengutarakan permintaan maafnya kepada masyarakat Sumut. Mengingat sejauh ini masih banyak hal yang memang belum dapat ia berikan dan tuntaskan. "Masih banyak yang belum saya kerjakan. Yang pasti penggantinya (Kapolda) akan lebih baik dari kita," tandasnya.(t/s1)