Mikhael Saragih Harumkan Indonesia di Ajang IMSO Matematika, Singkirkan 24 Negara
Riau (Tajukpos) – Mikhael Faith Benaiah Liveroy Saragih alias Mikhael Saragih pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) di Riau mengharumkan nama Indonesia sekaligus Bumi Lancang Kuning di ajang 16th International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 2019 di Hanoi, Vietnam.
Atas prestasi luar biasa tersebut, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengapresiasi prestasi yang diraih pelajar kelas 6 SD Darma Yudha Pekanbaru ini.
"Ini merupakan prestasi luar biasa dari masyarakat Riau, karena mewakili Indonesia dalam ajang olimpiade international yang diikuti 24 negara, tanggal 26 November sampai 1 Desember 2019. Ini membuktikan, bahwa prestasi anak-anak di Riau sangat membanggakan. Hal ini agar dapat dipertahankan. Sekaligus menjadi motivasi para pelajar lainnya dan guru, serta orangtua,” kata Syamsuar, Selasa (3/12/2019) usai menerima Mikhael Saragih, beserta orangtuanya di kediamannya.
Diketahui, Mikhael Faith Benaiah Liveroy Saragih, meraih medali perak di International Mathematic and Science Olympiad (IMSO) 2019, Hanoi, Vietnam. Dirinya merupakan anak pertama laki-laki dari pasangan Teresa Marlin Sitorus Pane dan Golden Victor Vica Roy Saragih.
Kedua orangtua Mikhael Saragih, merupakan pegawai di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Wilayah Riau. Tidak hanya Mikhael Saragih, ada pelajar SD lainnya yang mengukir prestasi international dalam ajang yang sama.
Selain itu, sedikitnya 9 pelajar kompetisi matematika dari Indonesia berhasil menyabet 8 medali tingkat internasional di Hanoi, Vietnam. Tidak itu saja, pelajar Kompetisi matematika ini pun mendapatkan penghargaan “Innovative Performance Award”.
Perwakilan Indonesia untuk Pelajar Kompetisi Matematika ini diberi nama Hanoi Open Mathematics Competition (HOMC) 2019. Event ini merupakan kompetisi matematika internasional tahunan yang terbagi menjadi 2 level, yaitu senior untuk kelas 10 SMA dan junior untuk kelas 8 SMP.
Pelajar Indonesia yang terdiri dari 3 murid SMA dan 6 murid SMP itu sukses memenangkan 1 emas, 5 perak dan 2 perunggu. Selain itu, pelajar Indonesia juga meraih juara ketiga untuk kategori tim SMP dan Champion untuk kategori SMA karena sukses mengumpulkan akumulasi nilai tertinggi. (t/s1)