Terpercaya, Mengungkap Fakta & Kebenaran
  • , WIB

 Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan panen perdana tanaman kentang di kawasan food estate di Desa Ria-Ria, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Selasa (23/3) (Foto/Antara/HO- Kemenko Kemaritiman dan Investas)

Luhut Panen Perdana Kentang di "Food Estate" Humbang Hasundutan

  • 25 Maret 2021 3297x

Jakarta (tajukpos.com)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan panen perdana tanaman kentang di kawasan lumbung pangan (food estate) di Desa Ria-Ria, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Selasa (23/3).

"Kita sudah melakukan kegiatan panen dan hari ini saya ingin memastikan langkah yang harus kita ambil ke depan. Hasil dari panen tadi menurut Pak Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian) itu di atas rata-rata nasional, jadi hasilnya sangat baik padahal itu baru panen musim tanam pertama," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (24/3).

Dalam kegiatan panen perdana tanaman hortikultura kentang ini, Menko Luhut turut didamping Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Nani Hendiarti dan Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, serta sejumlah pejabat lainnya.

Food estate di Humbang Hasundutan sendiri diharapkan akan menjadi percontohan korporasi pertanian khusus hortikultura. Selain kentang yang sudah panen di musim tanam pertama, rencananya akan ditanam pula bawang merah, bawang putih, hingga jagung pada musim tanam selanjutnya.

"Ini ternyata tidak sampai satu tahun sudah begini (kemajuannya). Ini karena teamwork, mulai dari bupati, gubernur, hingga masyarakat. Bahwa mungkin ada yang tidak terlalu berhasil, Pak Syahrul mengatakan ada 12 persen yang belum terlalu bagus dan 70 itu sudah rata-rata nasional sehingga jika di ambil rata-rata tetap lebih bagus hasil panen perdana ini," bebernya.

Menko Luhut menuturkan bersama dengan Menteri PUPR dan Menteri Pertanian telah melihat lokasi pembangunan pusat riset.

"Kita harapkan dalam dua tahun dari sekarang pusat riset tersebut sudah bisa menghasilkan benih varietas yang cocok untuk di sini. Kami bekerja keras untuk itu, kalau ini jadi semua kita berharap tahun ini 1.000 hektare yang akan digarap. Kemudian land clearing di lahan 1.500 hektar dan kita berharap tahun depan bisa lebih dari 3.500-4.000 hektare yang telah terolah," jelasnya.

Menko Luhut menambahkan jika semua upaya dan rencana yang dicanangkan berjalan lancar maka diperkirakan pada 2024 akan ada 20.000 hektar lahan yang tergarap.

Meski demikian, ia menyadari untuk mewujudkan itu memang bukan pekerjaan yang mudah dan dibutuhkan sinergi dan kerja sama yang baik antara semua lini.

Menko Luhut juga meminta ada terobosan dan pengembangan pupuk yang bisa digunakan di wilayah lumbung pangan ini, misalnya pupuk kompos yang diolah dari bahan baku eceng gondok yang ada di Danau Toba. Pasalnya, penggunaan pupuk tersebut diperkirakan bisa menggenjot hasil produksi hingga 20 persen.

"Itu akan kita coba di sini. Kalau bangsa ini melakukan pekerjaan secara terintegrasi untuk kepentingan seperti ini, tidak ada yang tidak mungkin, kita ini harus bangga sebagai bangsa yang bangga. Memulai sesuatu tidak ada yang langsung sempurna, pasti ada proses mencapai itu," tegasnya.

Selain melakukan panen kentang, Menko Luhut bersama rombongan juga melakukan kunjungan ke Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) atau Herbal Center Pollung serta pembukaan lahan di Desa Hutajulu, Kecamatan Pollung.

Dengan mengendarai traktor, Menko Luhut bersama Menteri Basuki dan Menteri Syahrul menandai dimulainya babak baru pengembangan food estate di lahan 785 hektare.

Pada hari yang sama, dilaksanakan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan dan offtaker (pembeli) untuk mendukung pengembangan food estate di Kabupaten Humbang Hasundutan.(Antaranews)


 

>> BERITA TERKAIT

  • 24 Maret 2021 3259x
Kejaksaan Negeri Langkat Musnahkan Sabu-sabu dan Ganja dan Rarang Rampasan

Langkat (tajukpos.com) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Langkat memusnahkan barang bukti ganja dan sabu-sabu dan barang

  • 24 Maret 2021 3254x
Medan Barat Juara Umum MTQ ke-54 Kota Medan

Medan (tajukpos.com) Pemkot Medan di Provinsi Sumatera Utara menyebut, Kecamatan Medan Barat menjadi Juara Umum Musabaqah

  • 24 Maret 2021 3328x
Penkum Kejati Sumut Luhkum Untuk Taat Hukum di SMA Negeri 8 Medan

Medan ( tajukpos.com) Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Penkum Kejati Sumut) menggelar acara Penyuluhan

  • 24 Maret 2021 3393x
Kapolri Luncukan Tilang Elektronik Nasional, Mulai Berlaku di 12 Polda

Jakarta (tajukpos.com) Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit memimpin peluncuran tilang elekronik nasional atau Electronic

  • 24 Maret 2021 3344x
Wali Kota Medan Tegaskan Bakal Copot Kadis yang Tak Bisa Ikuti Sistem Kerjanya

Medan (tajukpos.com) Wali Kota Medan, Bobby Nasution, mengatakan telah melakukan konsolidasi internal kepada para

  • 24 Maret 2021 3240x
Langgar Prokes, Polda Sumut Tindak 38 Tempat Usaha

Medan (tajukpos.com)  Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) menindak 38 tempat usaha yang terbukti melanggar protokol

  • 23 Maret 2021 3302x
Pemprov Sumut Evaluasi Kesiapan Belajar Tatap Muka

Medan (tajukpos.com)   Pemrov (Pemerintah Provinsi) Sumatera Utara (Sumut) sedang mengevaluasi dan mematangkan

  • 23 Maret 2021 3381x
Radikalisme dan Hoaks Jadi Topik Utama Luhkum Penkum Kejati Sumut di SMA Pencawan Medan

Medan (tajukpos.com) Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menggelar acara Penyuluhan Hukum dalam

  • 23 Maret 2021 3274x
Pemko Medan: Hilangkan Pungutan di sekolah

Medan (tajukpos.com) - Pemerintah Kota (Pemko)  Medan  Provinsi Sumatera Utara menegaskan kepada seluruh jajaran Dinas

  • 23 Maret 2021 3260x
Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 1 km

Yogyakarta (tajukpos.com) - Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah sembilan kali

  • 23 Maret 2021 3188x
Satgas: Tidak Ada Lagi Zona Merah Covid-19 di Sumut

Medan (tajukpos.com) - Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Sumut  dr Aris Yudhariansyah menegaskan, tidak ada lagi zona

  • 23 Maret 2021 3313x
Inggris Bantah Diskriminasi atas Mundurnya Indonesia dari All England

Jakarta (tajukpos.com) - Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins membantah adanya tindakan diskriminatif atas mundurnya

  • 22 Maret 2021 3280x
Kasus Surat Jalan Palsu, Anita Kolopaking Tetap Divonis 2,5 Tahun Bui

Jakarta (tajukpos.com) Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta menguatkan vonis 2,5 tahun penjara terhadap pengacara Anita

  • 22 Maret 2021 3312x
Pertalite Dijual Setara Harga Premium di Medan

Medan (tajukpos.com) Manajemen PT Pertamina (Persero) Subholding Commercial & Trading Regional Sumbagut menggelar