Kadis Pertanian Tapanuli Selatan Ir Bismark Muaratua Siregar (kanan) bersama pihak Kementerian Pertanian RI usai menandatangani kesepakatan target program strategis nasional untuk budidaya perkelapasawitan di Jakarta baru-baru ini. (Foto: Antara/HO)
Pusat akan Gelontorkan Rp30 miliar untuk Petani Sawit di Tapsel
Tapanuli Selatan (tajukpos.com) - Pemerintah Pusat melalui APBN tahun 2021 akan menggelontorkan anggaran sekira Rp30 miliar ke Kabupaten Tapanuli Selatan guna membantu petani sawit.
Hal itu dikatakan Bupati Tapanuli Selatan Dolly Putra Perlindungan Pasaribu melalui Kadis Pertanian Bismark Muaratua Siregar kepada Antara, di Sipirok, Selasa (16/3).
"Kita sudah lalukan penandatanganan kerjasama atau MoU saat Rapat Koordinasi dengan pihak Kementerian Pertanian, di Hotel Park V Cilandak, Jakarta, 8-10 Maret 2021," ujarnya.
Program ini jelasnya merupakan program strategis nasional bidang budidaya kelapa sawit di bawah Dirjen Perkebunan melalui Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Heru Tri Widarto. "Dalam MoU, Kementerian Pertanian memberikan target 1000 hektare untuk Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan perkiraan anggaran Rp30 juta per hektare atau total Rp30 milyar," sebutnya.
Ia mengatakan potensi anggaran Rp30 miliar bisa terealisasi, namun setelah sesuai dengan kemajuan kondisi lapangan yang disyaratkan sesuai MoU dengan Pemerintah Pusat.
"Syarat bisa diusulkan untuk mendapat target program ini warga yang memiliki lahan sawit sendiri yang hak alas kepemilikannya jelas. Tidak berlokasi di area kawasan hutan," tegasnya.
Karena, kegiatan ini diperuntukkan khusus peremajaan sawit sawit rakyat yang bibit awalnya tidak jelas. Kemudian pertumbuhan sawitnya tidak normal sehingga produksinya menurun atau tidak sesuai dengan target semestiya.
"Nanti setelah syarat kengkap dan kita usulkan ke pusat. Proses pengerjaan mulai penumbangan sampai penanaman kembali akan di pihak ketigakan oleh yang berkompoten," katanya.
Sejauh kata Bismark, pihaknya sudah mulai melaksanakan pendataan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) di sejumlah kecamatan di Tapanuli Selatan. "Areal yang sudah terproses lebih kurang 600 hektare. Dominan di Kecamatan Angkola Selatan, Angkola Sangkunur, Batangtoru dan Muara Batang Toru, dan rencana ekspansi di Angkola Timur," jelasnya. (red/tp)