Paul MA Simanjuntak : Medan Tembung Krisis Air Bersih
Medan (Tajukpos) - Air bersih susah didapatkan di Kecamatan Medan Tembung. Selain kualitas air yang didistribusikan PADM Tirtanadi buruk dan kerap dikeluhkan warga, permohonan warga untuk memasukkan saluran air bersih tidak direspon sampai bertahun-tahun.
Hal itu disampaikan D Purba dan Elisabet Sidabutar warga Tirtosari saat mengikuti Reses I DPRD Medan yang digelar Anggota DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH, Minggu (22/12/2019) di Jalan Tirtosari Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung. Reses kali ini digelarnya di 2 tempat. Selain di Tirtosari, juga digelar Jalan Sentosa Lama Kelurahan Sei Kera Hulu Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (21/12).
Ditambahkan Purba, warga berharap ada perhatian Pemko Medan membangun sumur bor di lingkungan mereka. Sementara itu, T Sinambela mengeluhkan soal kebersihan lingkungan yang kumuh dan saluran parit tumpat. Sinambela berharap Kepling dapat mengerakkan masyarakat bergotong royong.
Keluhan lain juga disampaikan Elisabet Manullang terkait beasiswa dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Dimintanya Paul MA Simanjuntak dapat memasilitasi program bantuan pemerintah itu.
"Banyak program bantuan pemerintah tetap tidak dinikmati masyarakat karena minim sosialisasi. Kami warga tidak paham akan brokrasi urusan mendapatkan itu, kiranya kami dibantu," pintanya.
Warga lain, Ida Sinambela mengeluhkan belum adanya lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Jalan Pukat Banting lingkungan XIV Medan Tembung. Kondisi lingkungan gelap gulita dan rawan kejahatan.
Begitu juga dengan aspirasi yang disampaikan Tondi Sihotang warga Jalan Mandala Gang Sabang terkait banjir karena parit tumpat di daerahnya. Sedangkan Hotlan Silalahi minta Jl Tirtosari Gg Perbaja supaya dicor. Tidak ketinggalan Sarinah Silalahi minta Jl Pertiwi Ujung Gg Citra Sari supaya diperbaiki.
Menanggapi semua itu, Anggota DPRD Medan Paul MA Simanjuntak SH diminta peduli dan respon menyahuti keluhan warga Medan soal krisis air bersih. "Banyak warga Medan yang mengeluhkan kualitas air PDAM. Bahkan masih banyak juga warga Medan bermohon pasang pipa PDAM sudah puluhan tahun namun tak kunjung terealisasi. Kesimpulanya, Kota Medan krisis air bersih," ujar Politisi PDI Perjuangan itu.
Reses tersebut dihadiri sejumlah perwakilan OPD Pemko Medan dan tokoh masyarakat, tokoh agama serta ratusan masyarakat.
Di akhir reses, Politisi asal daerah pemilihan (Dapil) III meliputi Kecamatan Medan Timur, Medan Tembung dan Medan Perjuangan itu mengajak masyarakat peduli dengan perbaikan pembangunan di daerah masing masing. "Sampaikan sama saya kekurangan dan pelayanan buruk di tempat masing-masing. Akan saya perjuangkan untuk direalisasikan Pemko Medan. Kalau belum juga diperbaiki mari ingatkan saya," pungkasnya. (S1)