Terpercaya, Mengungkap Fakta & Kebenaran
  • , WIB

Pembibitan Tanaman Eksklusif Guarana Dipelopori Hadir di Sumut

  • 06 Desember 2019 3377x

Medan (Tajukpos) - Tanaman eksklusif Guarana yang berasal dari Brazil dan memiliki Hak Kekayaan Intelektual perusahaan Brazil akan hadir dan dibudidayakan di Sumatera Utara (Sumut) melalui Koperasi Pemuda Habonaron Abadi (KPHA). Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara ketiga yang menanam Guarana setelah Malaysia dan Brazil.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyambut baik kehadiran tanaman ekslusif ini, bisa menjadi tanaman alternatif yang amat menguntungkan bagi petani Sumut. "Disebutkan tadi harga jualnya mahal dan banyak peminat pula. Tentu kita dukung," katanya saat menghadiri Penandatanganan Memorandun of Agreement (MoA) antara KPHA dengan Ritz Guarana Plantation Holding Berhad, di Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman No 41 Medan, Rabu (4/12).
Diketahui, Ritz Guarana Plantation Holding Berhad Malaysia merupakan perusahaan yang memiliki hak paten budidaya Guarana dari Brazil. Kemudian, melalui MoA yang ditandatangani bersama pihak Malaysia, KPHA juga memperoleh hak paten untuk membudidayakan Guarana di Sumut sekaligus memasarkan.
Edy menyampaikan apresiasi kepada KPHA yang telah memperjuangkan hingga budidaya di Guarana bisa dilakukan di Sumut. Ia berpesan agar kelompok petani diprioritaskan, dibimbing penanamannya, hingga pemasaran. Sehingga, kesejahteraan para petani di Sumut meningkat dan mewujudkan Sumut yang agraris terwujud secepatnya.
"Banyak orang yang mulai beralih dan tak mau menjadi petani lantaran dianggap kurang menguntungkan, kurang praktis. Mungkin tanaman alternatif ini bisa menjadi penyemangat kembali, karena harga jualnya kan mahal," tuturnya.
Lebih lanjut, Edy berharap kehadiran tanaman ini juga membantu menggerakkan pertumbuhan ekonomi tak hanya di Sumut, tetapi juga Indonesia. Kemudian, juga mempererat hubungan dengan negara tetangga dan serumpun Malaysia.
Pimpinan Ritz Guarana Plantation Holding Berhad Malaysia Datok Ibrahim Bin Yahaya menyebut bahwa tanaman Guarana ini telah lama eksklusif hanya dimiliki Brazil melalui hak paten dan perlindungan geografis. Tetapi, saat ini Malaysia dan Indonesia menjadi negara yang beruntung karena bisa memperoleh paten untuk pembenihan, penanaman, produksi dan perdagangan.
"Terima kasih atas sambutan hangat Bapak Gubernur. Mudah-mudahan kerja sama kita ini membawa banyak manfaat dan kesejahteraan khususnya bagi masyarakat kecil, " harap Ibrahim.
Ibrahim menjelaskan bahwa KPHA akan menjadi satu-satunya pihak di Indonesia yang membibitkan Gurana dan memasarkan tak hanya di Sumut tapi juga seluruh Indonesia. Saat ini Belitung dan Irian Jaya merupakan dua provinsi yang sudah memesan bibit dari KPHA.
Yang Terhormat Mulia Dato' Johan Pahlawan Lela Perkasa Setiawan menambahkan pemilihan Sumut atau Indonesia sebagai negara untuk berkolaborasi lantaran Indonesia negara tetangga dan memiliki penduduk yang banyak. "Cina juga banyak penduduknya tetapi mereka empat musim. Tanaman ini hanya untuk wilayah dengan iklim seperti kita. Mudah-mudahan kerja sama untuk menjadikan negara kita makmur dan jaya di Asia," tuturnya.
Sebelumnya, dijelaskan bahwa tanaman Guarana adalah tanaman yang perawatan dan penanamannya mudah, daya tahan kuat dari serangan penyakit dan tumbuhan serangga. Masa panen juga cepat, 14-15 bulan dan mengeluarkan hasil dua kali dalam satu tahun dengan produksi 5-20 kilogram/pokok.
Harga 1 pokok Guarana siap tanam Rp 200.000 hingga Rp 250.000. Jika menghasilkan, harga buahnya per kilogram mencapai Rp 200.000 - Rp 250.000 dan harga daunnya mencapai Rp 60.000 - Rp 80.000 per kilogram.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut rombongan Ritz Guarana Plantation Holding Berhad Malaysia, Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut H Kodrat Shah, Ketua KPHA Budi Dalimunthe, Pembina KPHA, pengurus, dan anggota, OPD Pemprov Sumut, BUMN/BUMD di Sumut, pimpinan dan organisasi pemuda, asosiasi koperasi tak hanya dari Sumut tapi juga Bangka Belitung dan Irian Jaya.
Tanaman Guarana memiliki daun-daun yang besar dan bunga yang berkelompok, serta dikenal karena buahnya, yang besarnya sama denan biji kopi. Tanaman ini menghasilkan produk utama berupa ekstrak Guarana yang bisa digunakan menjadi bahan utama untuk minuman berkarbohidrat, minuman bertenaga dan isotonik, produk kecantikan, obat herbal dan obat lainnya, obat kanker, dan banyak manfaat lainnya.(Rel/s1)

>> BERITA TERKAIT

  • 06 Desember 2019 3426x
Gubernur Minta Distributor Tidak Manfaatkan Hari Besar untuk Naikkan Harga Bahan Pokok

Medan (Tajukpos) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta kepada para distributor bahan kebutuhan pokok di

  • 06 Desember 2019 3390x
Gubernur Ajak Seluruh Pihak Sinergi Tingkatkan Investasi di Sumut

Medan (Tajukpos) – Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara (Sumut), seluruh pihak diajak untuk saling

  • 06 Desember 2019 3334x
Zakat ASN Pemprov Sumut Terkumpul Rp5 Miliar

Medan (Tajukpos) – Zakat penghasilan dari para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov)

  • 06 Desember 2019 3398x
Wagub Sumut Apresiasi Eco Fashion Week Indonesia 2019

Jakarta (Tajukpos) – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengapresiasi Eco Fashion Week Indonesia

  • 06 Desember 2019 3492x
Capaian PAD 2019 Sektor Parkir Rendah, Komisi IV DPRD Medan Minta Kinerja Dishub Diperbaiki

Medan (Tajukpos) - Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak menyimpulkan Dinas Perhubungan (Dishub) harus

  • 06 Desember 2019 3427x
Antonius Tumanggor : Perbaikan Jalan Harus Sejalan dengan Perbaikan Drainase

Medan (Tajukpos) - Anggota Komisi IV DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor, Kamis (5/12) meminta Dinas PU Medan agar setiap

  • 05 Desember 2019 3525x
14 Desember 2019, Natal Oikumene STM Filadelfia

Medan (Tajukpos) - Dalam menyambut hari lahirnya sang Juruselamat STM Filadelfia akan menyelenggarakan Perayaan Natal, Sabtu

  • 05 Desember 2019 3587x
Kajati Kalbar Baginda P Lumban Gaol "Terpanggil" Ikut Bertarung di Pilkada Humbahas

Medan (Tajukpos) - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat (Kalbar) Baginda Lumban Gaol "terpanggil" untuk

  • 05 Desember 2019 3449x
Hendak Mau Naik Kapal Fery, Truk Batu Bata Terjun ke Danau Toba

Samosir (Tajukpos) – Hendak mau masuk ke dalam kapal fery, truk pengangkut batu bata terjun ke Danau Toba, di Pelabuhan

  • 05 Desember 2019 3357x
Perayaan Natal BKAG Kota Medan, Diharapkan Hubungan Antar Umat Kristiani Semakin Erat

Medan (Tajukpos) - Umat Kristiani diajak untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai baik yang diajarkan Tuhan dalam kehidupan

  • 05 Desember 2019 3274x
Pernyataan Mengenai Verifikasi Media, SPRI : BPK RI Tidak Pernah Gunakan Verifikasi Media Dewan Pers

Jakarta (Tajukpos) - Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) ternyata selama ini tidak pernah menggunakan verifikasi

  • 05 Desember 2019 3622x
Konsep " Boru Ni Raja" Jesica Harumkan Nama Indonesia di Ajang Miss Supranational 2019

Polandia (Tajukpos) - Indonesia yang diwakili Jesica Fitriani, Puteri Indonesia Pariwisata 2019,  berhasil membawa harum

  • 05 Desember 2019 3324x
Polres Sibolga Undang Tokoh Agama dan Pemuda Gereja Amankan Natal dan Tahun Baru

Sibolga (Tajukpos) - Polres Sibolga mengundang tokoh agama Kristen dan pemuda gereja dalam rangka koordinasi menjaga keamanan dan

  • 05 Desember 2019 3299x
Polisi Kantongi Identitas Pembunuh Wanita di Rumah Kos di Medan

Medan (Tajukpos) - Kepolisian Resor Kota Besar Medan sudah mengantongi identitas pelaku yang membunuh AH (25) di rumah kos di