Terpercaya, Mengungkap Fakta & Kebenaran
  • , WIB

Terlantar di Hutan Malaysia, Mildah Situmorang dan 5 Anaknya Akhirnya Pulang ke Sumut

  • 03 Desember 2019 3281x

Medan (Tajukpos) - Penderitaan Mildah Situmorang (45) hidup terlantar di Malaysia, bersama lima anaknya yang masih kecil-kecil, kini berakhir. Hari ini, Selasa (3/12), bersama Tim Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mereka pulang ke Medan, Sumut, menggunakan pesawat terbang.
Mildah bersama suaminya Irwan (asal Makasar), serta lima anaknya, yakni Diana (9), Akbar (6), Murni (5), Linda (4) dan Puteri (2) sempat hidup sengsara di dalam hutan kawasan Batu 9, Bintulu, Sarawak, Malaysia. Mereka tinggal di gubuk dan hidup dari hasil berkebun di lahan orang lain.
Beberapa tahun terakhir, Irwan mulai sakit kencing kuning dan akhirnya meninggal Oktober 2019, setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat. Untuk menghidupi keluarganya, Mildah terpaksa berkebun sendiri menjual hasil kebun yang tidak banyak.
Mildah yang tidak memiliki paspor ataupun dokumen kependudukan lainnya, setiap hari terpaksa harus berjalan kaki selama satu jam untuk sampai ke pemukiman penduduk terdekat, meninggalkan anak-anaknya bermain di dalam hutan. 
Oleh penduduk sekitar Mildah sempat dianggap mengalami gangguan jiwa, karena setiap hari keluar – masuk hutan.  
Beberapa orang penggiat sosial di daerah setempat kemudian mengikuti Mildah hingga ke dalam hutan. Mereka pun mendapati kehidupan Mildah bersama 5 anaknya yang masih kecil sangat memprihatinkan. 
Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk mengevakuasi Mildah bersama anak-anaknya ke tempat penampungan sementara dan melaporkannya ke pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, Sarawak, Malaysia.
Penderitaan Mildah dan anak-anaknya di dalam hutan Malaysia pun berakhir. Pihak KJRI kemudian mengevakuasi mereka ke tempat penampungan sementara milik KJRI di Kuching. 
Pihak Imigrasi KJRI Kuching, juga membuatkan dokumen perjalanan berupa Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) yang nantinya digunakan untuk proses pemulangan ke Sumut.
Mendengar kabar ada warganya yang terlantar di hutan Malaysia, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kembali memerintahkan Sekda Sabrina bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut Nurlela dan Kepala Bagian Humas Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Muhammad Ikhsan untuk berangkat ke Kuching, menjemput Mildah Situmorang dan kelima anaknya.
Senin (2/12), didampingi Tim Pemprov Sumut, Mildah dan anak-anaknya sudah dilepas keberangkatannya Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching Yonny Tri Prayitno untuk pulang ke Tanah Air. 
Dari penampungan sementara KJRI Kuching, rombongan melalui jalan darat via perbatasan Tebedu-Entikong ke Pontianak, Kalimantan Barat.
Setelah menginap satu malam di rumah penampungan BP3TKI Pontianak, hari ini Selasa (3/12), bersama Tim Pemprov Sumut, Mildah dan keluarga melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat terbang menuju Medan, Sumut.
"Alhamdulillah semua lancar. Insya Allah nanti sore kami akan sampai di Medan,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sabrina, Selasa (3/12) pagi.(ant)

>> BERITA TERKAIT

  • 03 Desember 2019 3323x
Polisi Periksa Ketua PN Medan Terkait Kematian Hakim Jamaluddin

Medan (Tajukpos) - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan memeriksa Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan Sutio Jumagi

  • 03 Desember 2019 3253x
Tingkatkan Profesionalisme, BNN Gelar Pelatihan Keprotokolan

Jakarta (Tajukpos) – Pengaturan keprotokolan perlu disesuaikan dengan dinamika yang tumbuh dan berkembang dalam sistem

  • 03 Desember 2019 3238x
2 Anggota TNI Korban Ledakan Monas Dirawat di RSPAD, Ini Identitasnya

Jakarta (Tajukpos) – Dua anggota TNI menjadi korban ledakan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (3/12/2019)

  • 03 Desember 2019 3317x
Granat Asap yang Meledak di Monas Milik Anggota Polisi

Jakarta (Tajukpos) – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menyebut pihaknya masih mendalami darimana asal granat

  • 03 Desember 2019 3309x
Dinonjobkan, Puluhan Mantan Kepala SDN dan SMPN Datangi Kantor DPRD Dairi

Sidikalang (Tajukpos) - Dua puluhan guru SD dan SMP yang dinonjobkan dari Kepala UPT sekolah/ Kepala Sekolah per 28 Nopember

  • 02 Desember 2019 3215x
Maruf soal Ucapan Natal: Ucapkan Silakan, Tidak Juga Tak Apa

Jakarta (Tajukpos) - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan tak ada larangan bagi umat Islam memberikan ucapan Natal kepada

  • 02 Desember 2019 3266x
Universitas Sumatera Utara Umumkan jadi Kampus Hijau

Medan (Tajukpos) - Universitas Sumatera Utara (USU) meresmikan Program USU Green Campus dengan penanaman pohon Tabebuya di

  • 02 Desember 2019 3326x
Bupati Tapsel Lantik 38 Kepala Desa Terpilih

Tapanuli Selatan (Tajukpos) - Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu mengambil sumpah sekaligus melantik sebanyak 38 kepala

  • 02 Desember 2019 3287x
Polres Padangsidimpuan Juara 3 Survei Kepuasan Masyarakat Baintelkam Polri

Padangsidimpuan (Tajukpos) - Polres Kota Padangsidimpuan meraih juara tiga dalam penilaian Survei Kepuasan Masyarakat (SKM)

  • 02 Desember 2019 3260x
Mida Situmorang dan Lima Anaknya Terlantar di Hutan di Malaysia, Gubernur Perintahkan Tim Menjemput

Malaysia (Tajukpos) – Satu keluarga Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara (Sumut) ditemukan

  • 02 Desember 2019 3369x
Ribuan Kepling se-Kota Medan Ikuti Pembinaan Mental

Medan (Tajukpos) - Untuk menciptakan Kepling yang bermental baja, tangguh dan handal di lapangan dalam memberikan pelayanan

  • 02 Desember 2019 3333x
Dikalahkan Vietnam, Indonesia Turun ke Peringkat Tiga Klasemen Grup B

Manila (Tajukpos) - Tren kemenangan Indonesia di SEA Games 2019 akhirnya terhenti. Indonesia dipaksa mengakui keunggulan Vietnam

  • 01 Desember 2019 3308x
Berakhir Pekan, Gubernur Sumut Habiskan Waktu dengan Anak Marginal dan Panti Asuhan

Medan (Tajukpos) - Ratusan anak binaan panti asuhan dan komunitas marginal Medan berkumpul di Pendopo Rumah Dinas Gubernur

  • 01 Desember 2019 3239x
Hadiri Pesta Pemberkatan Gereja Katolik, Gubernur Edy: Kerukunan Harus Diajarkan Sejak Dini

Deli Serdang (Tajukpos) - Kerukunan harus diajarkan sejak dini. Salah satu caranya dengan mengenalkan dan membiasakan anak-anak