Terpercaya, Mengungkap Fakta & Kebenaran
  • , WIB

DPRD Medan Belum Menjalankan Fungsinya, Hendra DS Sarankan Pimpinan Gunakan Wewenangnya

  • 27 November 2019 3328x

Medan (Tajukpos)  - Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan sudah tiga bulan tanpa menjalankan fungsinya dengan maksimal. Kondisi itu diprediksi akan terus berlanjut mengingat adanya ketidaksepahaman sejumlah fraksi terkait distribusi pembagian alat kelengkapan DPRD  ke sejumlah fraksi dan lambatnya pengesahan tata tertib.
Hingga hari ini, DPRD Medan belum bisa menentukan langkah kebijakan dikarenakan masih menunggu Tata Tertib (Tatib) yang masih dilakukan eksaminasi di Biro Otomomi Daerah (Otda) Pemprovsu.
Tudingan 'Makan Gaji Buta' yang dialamatkan publik kepada 50 anggota DPRD Medan ditengarai sebagai ketidak beresan pimpinan DPRD dalam menjalankan fungsinya.
"Soal tudingan 'Makan gaji buta' itu tidak bisa kita terima. Kenapa, seharunya pimpinan dewan yang sudah mendapatkan mandat penuh, bisa menggunakan tata tertib lama agar DPRD Medan bisa bekerja. Ini tanggungjawab mereka (Pimpinan-red)," jelas Anggota DPRD Medan Hendra DS, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (27/11/2019).
Sejak awal, Hendra mengatakan pihaknya sudah menunggu agar DPRD bisa segera menjalankan fungsinya. "Jadi tidak ada alasan takut melanggar aturan. Kita bisa menggunakan tatib lama dengan tidak melanggar aturan, misalnya terkait aturan reses dan lainnya jangan kita laksanakan," jelas Politisi Hanura ini.
Dijelaskannya, apa lagi yang dijadikan alasan terkait adanya ketakutan soal pelanggaran terhadap PP 12 tahun 2018.
"Soal ini misalnya tak bisa jadi alasan, kalau pimpinan menjadikan alasan takut melanggar peraturan ini, sesungguhnya saat paripurna penyusunan personalia fraksi sudah terjadi pelanggaran, tapi pimpinan DPRD tidak meluruskannya," jelas Hendra seraya mengatakan dalam penyusunan personalia fraksi-fraksi    sesuai peraturan itu hanya terdiri dari Ketua Fraksi, Wakil Ketua Fraksi dan Sekretaris. Namun pada faktanya susunan terdiri dari Penasihat dan Bendahara.
Hendra menyarankan agar pimpinan bisa menggunakan fungsi wewenangnya dengan baik sehingga publik tidak mencap DPRD dengan stigma buruk. "Ini yang harus menjadi catatan, ini tanggung jawab pimpinan," jelasnya.
Penyusunan AKD Masih Bermasalah
Sementara itu terkait penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Hendra menyesalkan  adanya salah satu oknum pimpinan tidak menyampaikan usulannya kepada fraksi. "Kita sudah sampaikan ke Ketua Fraksi untuk segera konsultasi dengan Ketua DPRD," jelasnya.
Kita juga mengharapkan agar pimpinan bisa berkoordinasi dengan fraksi gabungan.
Hingga hari ini, kesepakatan penyusunan AKD masih bermasalah dengan adanya sejumlah fraksi yang belum sepakat dan tidak mau menandatangai kesepakatan.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Medan HT. Bahrumsyah saat dikonfirmasi membenarkan salah satu fraksi belum menandatangani kesepakatan tersebut. "Kita lihat sampai batas waktunya," jelasnya. (t/s1)

>> BERITA TERKAIT

  • 28 November 2019 3411x
Menciptakan Generasi Cerdas, Terampil, Pemkab Samosir Gelar Seminar dan Workshop Pendidikan

Samosir (Tajukpos) - Untuk menciptakan generasi yang cerdas, terampil dan bersahaja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir

  • 27 November 2019 3218x
Tatib Sebelumnya Tidak Bisa Dipakai DPRD Medan

Medan (Tajukpos) - DPRD Medan saat ini tengah berupaya untuk mengejar agar tata tertib (Tatib) yang sedang proses eksaminasi di

  • 27 November 2019 3619x
Memudahkan Penumpang, Pemko Medan Pasang Stiker Trayek Angkot

Medan (Tajukpos) - Untuk peningkatan pelayanan sekaligus memudahkan masyarakat (penumpang) untuk menuju tempat tujuan, Pemko

  • 27 November 2019 3233x
Rakor Pembinaan Jalan Daerah, Sekdaprovsu: Infrastruktur Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Medan (Tajukpos) – Keberadaan infrastruktur jalan dan jembatan sangat vital sebagai penggerak utama roda perekonomian.

  • 27 November 2019 3279x
Mal di Kota Malang Imbau Karyawan Tidak Pakai Atribut Natal

Malang (Tajukpos)  - Menjelang Hari Natal 2019, pengelola Mall Olympic Garden (MOG) di Kota Malang, Jawa Timur, mengimbau

  • 27 November 2019 3378x
Buka Pabrik di RI, Hyundai Bakal Serap 230.000 Pekerja

Jakarta (Tajukpos) - Hyundai resmi mengumumkan berinvestasi di Indonesia dan mendirikan pabrik di wilayah Deltamas bulan

  • 27 November 2019 3326x
Pemerintah Targetkan Omnibus Law Efektif Berlaku Januari 2020

Jakarta (Tajukpos) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menargetkan, omnibus law dibidang perpajakan akan segera terbit

  • 27 November 2019 3304x
KTP, KK dan Akte Sekarang Bisa Cetak Sendiri

Jakarta (Tajukpos) - Masyarakat Indonesia tak lagi dipusingkan dengan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berkat adanya

  • 27 November 2019 3328x
Kandaskan Thailand, Indonesia Jalankan Instruksi Indra Sjafri dengan Baik

Manilla (Tajukpos) - Ketua PSSI, Mochamad Iriawan puas dengan performa Timnas Indonesia U-22 saat menang atas Thailand

  • 27 November 2019 3222x
Pusat Lambat Menanggapi, Para Gubernur Curhat di Munas APPSI

Tanjungpinang (Tajukpos) - Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) VI di Jakarta

  • 27 November 2019 3271x
Wagub Jabar Dipolisikan atas Dugaan Penipuan Proyek Rp3,9 miliar

Bandung (Tajukpos) - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dilaporkan oleh seorang kontraktor ke Direktorat Reserse Kriminal

  • 27 November 2019 3310x
Diterjang Banjir, Akses ke Kota Pasirpangaraian Rokan Hulu Lumpuh

Pekanbaru (Tajukpos) - Banjir akibat hujan deras dan meluapnya Sungai Batang Lubuh akhirnya menggenangi akses jalan ke Kota

  • 27 November 2019 3957x
Dalam 20 Tahun, Rata-rata Perokok akan Menderita PPOK 

Jakarta (Tajukpos) - Ahli kesehatan yang juga Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr Faisal Yunus

  • 26 November 2019 3247x
Guru Besar USU Laporkan Lion Air ke Polisi

Banda Aceh (Tajukpos) - Guru Besar Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Tan Kamelo melaporkan maskapai Lion Air ke polisi