Terpercaya, Mengungkap Fakta & Kebenaran
  • , WIB

"ATM" Dukcapil Diluncurkan, Mendagri Harap Jadi Contoh Layanan Publik Lain

  • 26 November 2019 3350x

Jakarta (Tajukpos) - Kementerian Dalam Negeri meluncurkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk melayani administrasi kependudukan (Adminduk). Dengan mesin ini, masyarakat bisa mencetak data kependudukan secara mandiri.
ADM diluncurkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/11/2019). Tito mengatakan masyarakat bisa dengan mudah mencetak data kependudukan dalam hitungan menit.
"Sekarang dengan adanya terobosan baru yang dibuat oleh kemendagri Dirjen Dukcapil ini, Anjungan Dukcapil Mandiri bisa mencetak KTP, akta kelahiran, akta kematian, KK, dan lainnya dalam hitungan menit, dan ini akan berkembang di seluruh Indonesia," ujar Tito seusai peluncuran.
Dengan begitu, masyarakat tidak perlu menunggu dan tidak perlu kembali datang ke kantor pelayanan publik untuk mengambil hasilnya. Data kependudukan itu bisa dicetak secara mandiri di mesin ADM nanti.
"Maka ini akan mempermudah pelayanan publik. Publik yang selama ini sulit datang ke kantor pemerintah, ke kecamatan, ke kelurahan, ke kantor bupati untuk membuat kartu," katanya.
Saat peluncuran, Tito mencoba mesin ADM. Tito mencetak KTP miliknya di mesin yang telah disediakan.
"Tadi saya sudah coba sendiri, lebih-kurang 1,5 menit sudah bisa dilakukan pencetakan dengan cepat, ini terobosan bagus," ujar Tito.
Tito juga meminta semua daerah melakukan pengadaan mesin ADM. Dengan begitu, dia berharap masyarakat puas atas inovasi pelayanan ini.
"Ya kita minta semua daerah untuk melakukan pengadaan, karena ini akan sangat bermanfaat untuk membantu para kepala daerah. Itu tadi, seperti mengurangi korupsi, mempermudah masyarakat, masyarakat akan berterima kasih kepada kepala daerah yang melakukan pengadaan ini," katanya.
Lebih lanjut, pemerintah akan memastikan ketersediaan blanko khusus untuk pelayanan KTP. Jika pengadaan blangko masih menjadi masalah, Tito akan berupaya untuk terus menambah jumlah blangko.
"Ya dalam rakor ini sudah kita bagikan satu juta keping (blangko) untuk mengatasi kekurangan. Tapi besok juga saya akan raker di Komisi II DPR untuk mengalihkan anggaran dari komponen satuan satuan lain untuk pengadaan blanko," tuturnya.
"Sambil saya juga dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri Pak Zudan nanti akan bertemu dengan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan untuk dalam rangka ke depan supaya dapat anggaran yang cukup," lanjut Tito.
Mesin ADM kini telah resmi diluncurkan. Masyarakat tidak perlu datang ke kantor pelayanan publik untuk mencetak data kependudukan yang diperlukan. Mesin ADM dapat mencetak data kependudukan seperti KTP, akta kelahiran, akta kematian, KK, dengan hanya hitungan menit.
CARANYA
Sementara itu, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah menjelaskan, untuk mencetak data kependudukan, masyarakat harus memasukkan PIN rahasia di mesin ADM. Masyarakat harus daftar ke kantor dukcapil untuk mendapatkan PIN itu.
"Caranya penduduk harus ke dukcapil untuk meminta PIN, penduduk menyerahkan nomor HP sehingga nanti ketika penduduk mengajukan permohonan untuk mencetak KTP (misalnya), maka penduduk akan dikirimi notifikasi pemberitahuan ini nomor kode atau QR code untuk mencetak KTP," ujar Zudan. 
Setelah itu, masyarakat bisa memasukkan PIN yang didapat di mesin ADM. Kemudian data kependudukan yang diminta pun tercetak. Zudan menyebut PIN itu hanya bisa dipakai sekali cetak.
"Setelah KTP tercetak, maka nomor PIN tadi tidak bisa digunakan lagi. Jadi tidak bisa mencetak KTP berulang kali," katanya.
Hal yang sama dilakukan untuk pencetakan data kependudukan lainnya. Zudan memastikan seluruh data kependudukan itu hanya didesain untuk mencetak 1 kali.
"Sama ketika membuat KK juga dengan cara demikian, penduduk harus meminta PIN nanti diberi QR code, atau memberi kode yang dikirim melalui HP-nya," kata Zudan.
"Semua pencetakan itu hanya didesain satu kali jadi penduduk mencetak KTP-nya satu kali, KK satu kali, akta kematian satu kali, dan akta kelahiran satu kali, surat pindah juga 1 kali," lanjutnya.(dtc)

>> BERITA TERKAIT

  • 26 November 2019 3373x
Pesawat Seruduk Rumah Warga di Kongo, 29 Orang Tewas

Kinshasa (Tajukpos) - Sebuah pesawat jatuh menimpa rumah warga di kota Goma, Kongo bagian timur. Nahas, sedikitnya 29 orang tewas

  • 25 November 2019 3440x
Buat Onar di Jalan Dalam Suasana Hari Guru, 16 Pelajar Dibawa ke Kantor Polisi

Medan (Tajukpos) - Masih suasana memperingati Hari Guru, gerombolan anak sekolah yang mengendarai motor membuat onar di Jalan

  • 25 November 2019 3310x
ASN Pemrov Sumut Dites Urine

Medan (Tajukpos) - Sebanyak 799 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menjalani tes urine

  • 25 November 2019 3369x
Peringatan HUT PGRI di Tebing Tinggi, Wali Kota Ajak Muspida Terus Pelihara Kesehatan Warga

Tebing Tinggi (Tajukpos) - Pemkot Tebing Tinggi menggelar peringatan Hut PGRI yang dirangkai dengan Hari Kesehatan Nasional dan

  • 25 November 2019 3430x
Disambut Baik, Swangro Lumbanbatu Dapat Masukan dari Warga Samosir

Samosir (Tajukpos) - Pemimpin harus dinamis dan kontekstual,  peka dengan sekeliling serta tidak anti dengan sekitar serta

  • 25 November 2019 0x
Ditresnarkoba Polda Sumut Musnahkan Barang Bukti Hasil Ungkap Juli – November 2019

Medan (Tajukpos) – Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Agus Andrianto, SH, MH didampingi Wakapolda Sumut dan Direktur Narkoba

  • 25 November 2019 699x
Peringati Hari Guru, Edy Rahmayadi Tegaskan Akan Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Medan (Tajukpos) – Memperingati Hari Guru Nasional, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama para guru dan

  • 25 November 2019 699x
Dikabarkan Jadi Dirut PLN, Ini Kata Rudiantara

Jakarta (Tajukpos) - Posisi Direktur Utama PT PLN (Persero) hingga kini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), Sripeni Inten

  • 25 November 2019 699x
Tepis Isu Ikan Laut Terkontaminasi Bangkai Babi, Komunitas Pedagan Ikan Makan Bersama dengan MUI

Medan (Tajukpos) - Untuk menepis isu yang berkembang tengah masyarakat bahwa ikan laut terkontaminasi bangkai babi yang dibuang

  • 25 November 2019 0x
25 Anggota DPRD Samosir Diambil Sumpah

Samosir (Tajukpos) - Sabanyak 25 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih Kabupaten Samosir diambil sumpah dan

  • 25 November 2019 699x
Arya Sinulingga Geser Fajar Harry Jadi Komisaris Inalum

Jakarta (Tajukpos) - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mantap memilih Orias Petrus Moedak menjadi Direktur Utama PT

  • 25 November 2019 699x
Hari Guru, Plt Wali Kota Medan Berpesan Siswa Lebih Giat Belajar

Medan (Tajukpos) - Memperingati Hari Guru Nasional Tingkat Kota Medan 2019, Pelaksana tugas Wali Kota, Ir H. Akhyar Nasution, MSi

  • 25 November 2019 699x
Gubernur Edy Naikkan Honor Guru Honorer SMA Sumut Jadi Rp 90 Ribu/Jam

Medan (Tajukpos) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengalokasikan anggaran Rp 250 miliar untuk kenaikan honor guru

  • 25 November 2019 699x
Kemendikbud Janji Cek Guru di Pedalaman Bergaji Rp 250 Ribu Per Bulan

Jakarta (Tajukpos) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar upacara Hari Guru Nasional. Kemendikbud