2 Warganya Meninggal Dunia Terpapar Covid-19, Bupati Samosir Sampaikan Turut Berdukacita
Samosir (tajukpos.com)
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom yang juga selaku ketua Satgas Covid-19 Samosir menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya 2 warga Samosir terpapar Covid-19.
Keduanya yakni (1) TS (3/8/2021),Perempuan, 85 Tahun, warga Sosor Dolok, Kecamatan Harian, Samosir. TS meninggal dunia di rumah pada tanggal 8/8/2021.
Kemudian (2) MS, (28/7/2021), Perempuan, 76 Tahun, warga Huta Godang Desa Sinabulan, Kecamatan Pangururan. MS meninggal dunia pada tanggal 2/8/2021.
" Kiranya keluarga yang ditinggalkan diberikan Tuhan penghiburan dalam menghadapi dukacita ini," ucap Bupati melalui Kadis Kominfo Samosir Rohani Bakkara lewat whatsApp grup kominfo , Minggu (8/8/2021).
Bupati juga menyampaikan, data perkembangan Covid-19 yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir Minggu (8/8/2021), tercatat terjadi penambahan 26 kasus baru , 31 sembuh, dan kumulatif konfirmasi positif 1.392 sejak Tahun 2020.
"'Dari data di atas angka sembuh lebih tinggi dari angka kasus baru, kita berharap melalui perpanjangan PPKM mikro kasus per harinya dapat semakin menurun yang didukung oleh konsistensi pelaksanaannya secara nyata di lapangan setiap harinya, " harap Bupati.
Selain itu lanjutnya, penjagaan pintu-pintu masuk secara ketat; pelarangan pelaksanaan pesta adat istiadat pernikahan kecuali untuk acara adat meninggal dunia; dan pendisiplinan 5M (memakai masker; mencuci tangan, menjaga jarak; mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan) berhubungan erat dengan penurunan angka konfirmasi positif harian.
Karenanya, secara khusus pada hari Rabu (11/8/2021) Tahun Baru Islam 1443 Hijriah, para petugas jaga pada pintu-pintu masuk ke Samosir perlu secara tegas tidak mengizinkan pelaku perjalanan masuk ke Samosir jika tidak melengkapi syarat-syarat yang diminta yaitu surat vaksin dan hasil rapid test 2x24 jam.
"Kita berharap, meskipun batas waktu PPKM mikro telah berakhir, pelaksanaan SOP bagi pelaku perjalanan tetap diberlakukan dalam upaya pengendalian Covid-19 dan membuat Kabupaten Samosir kembali kepada zona hijau," tandasnya.
Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir berharap dalam beberapa waktu ke depan penurunan angka kasus konfirmasi positif dapat ditekan dengan PPKM mikro secara ketat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tetap melakukan protokol kesehatan.
Testing dan tracing tetap dilakukan untuk memastikan peta persebaran Covid-19 secara riil di seluruh Kabupaten Samosir, imbuhnya. (parn)