Update Covid-19 di Samosir, Sembuh 99 Kasus dan Tambah 13 Terkonfirmasi Positif
Samosir (tajukpos.com)
Data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Samosir, Jumat (27/8/2021, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami penambahan 13 kasus.
Sedangkan, pasien sembuh dari Covid-19 juga meningkat mencapai 99 kasus, 1 meninggal dunia, dan saat ini kasus aktif 126 kasus.
Bupati Samosir selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Samosir menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya satu warga terpapar Covid-19 atas nama HS, (25/8/2021), Lk., 79 Tahun, Desa Paraduan, Kecamatan Ronggurnihuta.
HS meninggal dunia di rumah saat menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) tanggal 26 Agustus 2021 pukul 20.33 Wib.
"Kiranya keluarga yang ditinggalkan mendapat penghiburan ilahi dari Tuhan dalam melalui dukacita ini," ucap Bupati Samosir melalui Juru Bicara Satgas Covid-19 Samosir Rohani Bakara, Jumat (27/8/2021).
Via pesan WhatsApp Grup, Rohani menyampaikan, Satgas Covid-19 Samosir mensyukuri angka kesembuhan yang cukup tinggi pada hari ini yang mencapai angka 99 kasus dan angka kasus aktif saat ini adalah 126 kasus.
Ia mengharapkan kiranya tren kesembuhan ini tetap meningkat dari hari ke hari yang diikuti sedikitnya angka kasus konfirmasi positif setiap harinya.
"Covid-19 ada di tengah-tengah kita dan memiliki potensi bertransmisi melalui interaksi yang kita lakukan. Namun, jika kita melakukan protokol kesehatan secara ketat dan konsisten, maka potensi transmisi melalui droplet orang terpapar dapat dicegah," ucapnya.
Sekali lagi, sebut Rohani, ujiannya adalah disiplin melakukan protokol kesehatan dan menjauhi sikap abai atau rasa aman palsu selama pandemi ini.
Bagi para terpapar, lanjutnya, Satgas berkewajiban melakukan telusur kontak erat melalui testing dan merekomendasikan isolasi mandiri atau perawatan di rumah sakit. Jika isolasi mandiri, maka Pemerintah Desa (Pemdes) dan Kelurahan memiliki tanggung jawab melakukan penyekatan di sekitar tempat tinggal para warga terpapar dalam rangka pengendalian.
Jika direkomendasikan untuk dirawat di rumah sakit, maka RSUD dr. Hadrianus akan menindaklanjutinya melalui rekomendasi tindakan medis, ujarnya.
Selain itu, kata Rohani, Pemdes dan Kelurahan juga berkewajiban untuk dukungan logistik bagi para terpapar sesuai anggaran yang tersedia, dan jika tidak tersedia, maka masyarakat dapat memainkan perannya secara bergotong royong menyiapkan dukungan logistik tersebut dalam bentuk kesetiakawanan sosial di lingkungan masing-masing.
Tahap lanjutannnya kata dia, adalah akselerasi vaksinasi untuk membentuk kekebalan komunal minimal 80% dari jumlah penduduk Kabupaten Samosir.
Rohani menjelaskan tindakan yang telah dilakukan sejauh ini merupakan satu kesatuan yang utuh dalam upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19.
" Karenanya mari lakukan bagian kita masing-masing secara konsisten berbasis PPKM Mikro yang telah sedang kita jalani. Harapannya, penurunan angka kasus secara signifikan terjadi hingga pada 31 Agustus untuk membuat kebijakan-kebijakan strategis untuk menangani Covid-19 hingga terkendali secara pasti," imbuh Rohani Bakara yang juga Kadis Kominfo Samosir ini.(parn)